Sunday, June 12, 2016

Discover East (Part 3) II : Lombok Barat, Hunting Sunset ke Bukit Malimbu dan Bukit Nipah

Dari Bandara International Lombok (BIL) yang ada di Lombok Tengah, kami langsung bertolak ke arah Kota Mataram untuk mencari penginapan. Beberapa hari sebelumnya saya sudah searching di web beberapa penginapan murah di Lombok. Wisma Nusantara II yang berada di Kota Mataram (Jln. Beo) menjadi pilihan kami. Dimulailah perjalanan kami mengarungi Pulau Lombok dengan motor, berbekal Maps-nya Google (asyek!). Oiya sehari sebelumnya kami sudah booking motor untuk 7 hari. Motor bisa diantar ke bandara tapi kena charge 50K karena berada di luar area Mataram.

Jalanan di Lombok (terutama dari bandara menuju Mataram) sungguhlah amat sepiii. Jalanannya lebar dan mulus! Lombok tidak segersang yang saya bayangkan. Di sepanjang jalan, tanam-tanaman hijau dapat kita jumpai. Juga macet, hah macet?!? Yap, ternyata siang itu ada R1 lewat. Tapi macetnya disini ga bikin kepala mendidih. Bentar doang udah normal lagi.

Setelah check in di Wisma Nusantara II, kami shalat jama' qashar kemudian beristirahat sejenak. Setelah itu, eeh malah tertidur. Ashar terbangun, kami langsung bersiap-siap untuk destinasi pertama kami; berburu sunset ke Bukit Malimbu. Kenapa ke Malimbu? karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dari Mataram. Selain itu, baca di beberapa artikel tentang beberapa spot sunset di Lombok, Bukit Malimbu menjadi salah satu tempat yang direkomendasikan. Alright, kita kesana kid!

Zahrah memacu motor ke arah Senggigi. Ya, Bukit Malimbu berada setelah daerah Senggigi. Mulai daerah Senggigi dan seterusnya, akan banyak kita jumpai bule-bule yang lagi liburan. Yang paling epic, lihat bule mengendarai motor matic. Lucu aja pokoknya. Oiya jalanan sepanjang daerah Senggigi ini juga mulusss banget. Berkelok-kelok dengan pemandangan laut biru yang jernihnya Masya Allah dah. Banyak-banyak dzikir liat laut di sini saking bagus n bersihnya.

Sampai di Bukit Malimbu belum terlalu sore. Matahari belum terlalu turun. Kami mengambil beberapa foto disini kemudian melanjutkan perjalanan kembali. Sebenarnya tujuan kami hanya ke Bukit Malimbu, tetapi karena tidak terlalu ngeh Bukit Malimbu itu yang mana tepatnya, terus saja kami memacu motor. Sampai di satu spot (yang ternyata itu adalah Bukit Nipah) kami berhenti. Ada tulisan M .. L A K A di tempat ini. Dari sini, whoaaa kami tidak beranjak sampai matahari benar-benar tenggelam. Sugoiiii. Such a perfect moment!

Dan beginilah sunset pertama yang Allah berikan pada kami di hari pertama menjejak kaki di Negeri 1000 Masjid... 




Credit pic : Zharnd
Credit pic : Zharnd
Sunset di Bukit Nipah, sungguh amazing Masya Allah! Golden banget dah. Menyaksikan matahari tenggelam perlahan, di sebelah kirinya tampak Gunung Agung di Pulau Bali. Hangat. So warm. Imho, waktu terbaik untuk menikmati sunset di Bukit Malimbu dan Bukit Nipah adalah sekitar pukul 17.00 - 18.00 WITA.

Kami pulang ke penginapan. Jalanannya sepiiiii banget! Entah karena sedang Ramadhan atau memang sesepi itu kalau malam. Sampai di Kota Mataram kurang lebih pukul 18.30 WITA. Kami shalat maghrib di Masjid Taqwa dekat Islamic Center Kota Mataram kemudian mencari bukaan di warung depan masjid. Sekalian shalat Isya dan tarawih disana. Duh! bacaan shalatnya puanjaang-puanjang sekaleee. Ga sanggup ikut sampai 21 rakaat, kami melipir pulang melanjutkan tarawih dan witir di penginapan (heheh).

Bersambung kesini
Cerita versi Zahrah bisa ditengok disini

###

Sewa motor 400K (per hari 50K x 7 hari plus biaya antar bandara 50K)
Penginapan 180K (per hari 90K x 2 hari)
Bensin full 18K
Parkir motor at Bukit Nipah 2K
Takjil 8K
Makanan berat aka lalapan 30K (@15K)
Air mineral 8K

0 komentar:

Post a Comment