Thursday, February 11, 2016

Let Them Do Care...

Biarlah seseorang itu menjadi peduli dengan caranya sendiri.

Mungkin saja ia tak pandai mengasah kepekaannya untuk merasai hatimu; tahu kalau engkau sedang susah hati, namun ia selalu punya inisiatif untuk menyenangkanmu; membelikanmu coklat, misalnya.

Mungkin saja ia tidak selalu ada untukmu sebagai tempat berkeluh kesah, menceritakan harimu yang payah, namun ia selalu dapat membuatmu tertawa, terbahak, sejenak melupakan beban dihatimu, galau yang menggelayut dalam pikiranmu.

Mungkin saja ia tidak pernah mentraktirmu makan; berburu kuliner lezat nan murah, atau sekedar mengajakmu keluar jalan-jalan, namun ia selalu ada ketika jemuranmu darurat hujan.


Mungkin saja ia tidak pernah memeluk hangat tubuhmu, membisikkan walau hanya kata "sayang", namun diam-diam ia membereskan sandal dan sepatumu yang terserak tak beraturan; mencuci satu potong baju atau sepasang kaus kakimu yang kamu letakkan sembarangan.

Mungkin saja ia tidak pandai berkata lembut, pelan, namun ia membuktikan pedulinya dengan aksi nyata, membelikanmu sebuah masker yang ternyata sangat kamu butuhkan, misalnya.

Mungkin saja ia tidak pernah menuliskanmu, memberitahukan tentangmu pada dunia, namun ia menyimpan dengan baik setiap momen yang dihabiskannya bersamamu, jauh dalam lubuk hatinya.

Mungkin saja ia tidak bisa menjadi tempatmu menangis, berbagi sedih maupun luka, namun ia selalu ada untuk ingatkanmu shalat tepat waktu, membangunkanmu di sepertiga malam yang akhir untuk bermunajat, mengadu pada Sang Maha Penghapus Duka.

Mungkin saja ia tidak pernah melakukan percakapan yang panjang dan dalam denganmu, terlihat tidak peduli pada hidupmu, namun (ternyata) tak pernah sekalipun ia terlupa untuk menyelipkan doa terbaik di sela sujud panjangnya di akhir malam, untukmu.

Maka biarkanlah...
Ia menyayangimu dengan tetap menjadi dirinya sendiri.
Jangan menuntut.
Kalau ada yang ingin engkau tuntut, maka tuntutlah dirimu sendiri untuk menjadi lebih peduli dari yang bisa engkau lakukan.



Everyone has different ways to proof their careness
So appreciate it!
^_^

0 komentar:

Post a Comment